Pengalaman Kehilangan Kartu ATM BRI dan Syarat Yang Perlu Diketahui Untuk Mengurus ATM Yang Hilang

Lelahnya hari ini semoga berkah. Pasalnya dari pagi hingga siang saya sibuk mengurus pembuatan surat keterangan rohani. Saat mengurus surat keterangan rohani, saya harus melakukan pembayaran sejumlah 270.000 rupiah. Didalam dompet saya hanya ada 150.000 rupiah. Alhasil saya harus ambil uang dulu ke atm. Tidak hanya saya, tetapi 2 teman saya yang juga sama sama mengurus surat keterangan rohani juga akan mengambil uang di atm. Jadi kita bertiga pergi ke atm naik mobil teman saya itu. Di atm kami mengantri. Pas hampir giliran saya, saya ambil lah kartu atm saya di dalam dompet. Eh ternyata pas saya liat dompet, kok gak ada atm BRI saya. Saya kaget. Kok bisa gak ada. Saya biasanya gak pernah teledor. Saya terus cek isi tas dan dompet saya. Dan tetap gak ditemukan atm saya tersebut. Akhirnya, karena atm saya gak ada maka saya meminjam uang teman saya.

Saya sebenarnya cemas, cuma urusan saya mengurus surat keterangan rohani belum selesai juga. Tinggal wawancara dan menunggu hasilnya. Saya berusaha positif. Saya juga menelpon kakak saya untuk mengecek tas saya yang ada dirumah. Namun kakak saya gak angkat telpon dari saya. Karena masih menunggu giliran untuk wawancara, Akhirnya, saya pulang dulu kerumah untuk memastikan apakah atm saya ada ditas dirumah saya.

Sesampainya dirumah, saya cek tas saya. Namun tetap tidak ada atm saya. Fix, atm saya hilang. Gak tau hilang dimana. Padahal saya baru ambil uang di atm 2 hari yang lalu. Mungkin jatuh kali ya. 

Abis saya cek, saya kemudian langsung kerumah sakit jiwa lagi untuk menyelesaikan pembuatan surat keterangan rohani. Tidak beberapa lama kemudian saya dipanggil dan masuk kedalam ruangan untuk wawancara dengan dr. Lucy, SKPJ. Setelah selesai wawancara, saya dan teman lainnya menunggu hasilnya sekitar 1 jam kemudian. Sambil menunggu saya juga mencoba menelpon customer service BRI untuk memblokir rekening saya sementara, namun jaringan sibuk,tidak bisa dihubungi. Tidak ada cara lain saya harus ke bank BRI.

Saya diburu waktu, soalnya sudah hampir jam 2. Saya takut bank BRI tidak menerima pelayanan lagi. Alhamdulillah jam 2 kurang sepempat, hasil tes kesehatan rohani keluar. Segera saya menuju bank BRI setelah itu. 

Sesampainya di bank BRI, saya mengambil antrian ke CS nya. Untung gak antri panjang. Antrian saya dipanggil dan saya langsung menuju CS. Saya menyampaikan tentang keperluan saya untuk memblokir rekening saya dan menanyakan prosedur untuk membuat atm baru yang menggantikan atm yang sudah hilang.

Syarat pembuatan atm baru cukup gampang. Berikut syaratnya :
1. Bawa surat keterangan kehilangan dari kepolisian
2. Bawa buku tabungan
3. Bawa KTP

Udah itu aja. Tetapi memang yang malas utu buat surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Tapi ya mau gimana lagi. Harus dilakukan agar atm saya ada lagi.

Dari CS tersebut, saya langsung menuju ke polres untuk membuat surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Nah, perlu diketahui bahwa untuk membuat surat keterangan kehilangan atm, kalian perlu membawa fotocopy ktp dan buku tabungan. Setelah itu kalian tinggal menunggu antrian untuk membuat surat kehilangan tersebut. 

Ok, setelah saya membuat surat kehilangan di kepolisian, saya buru buru ke bank BRI lagi. Saya ingin cepat selesai pembuatan atm baru saya. Kenapa? karena hari itu adalah hari jumat. Kalo saya tidak menyelesaikan nya dihari itu maka saya harus menunggu 2 hari lagi yaitu hari senin agar saya bisa membuat kartu atm yang baru. Waktu itu jam sudah menunjukkan pukul setengah 3. Saya nyampe dibank BRI dan kemudian saya ambil nomor antrian lagi. Alhamdulillah dijam segitu masih bisa melayani. Untung saja nasabah yang ke CS tidak banyak. Jadi saya tidak antri lama. Sekitar lebih kurang 10 menit kemudian, saya dipanggil. Saya menuju ke CS. Saya menyerahkan syarat syarat untuk membuat kartu atm yang baru.

Di CS tersebut, saya mendapatkan kartu atm yang baru. Biaya untuk pembuatan kartu atm yang baru adalah 15.000 rupiah. Alhamdulillah gak mahal. Hehe. Saya juga buat pin baru. Dan perlu diketahui bahwa saldo sedikitpun tidak berkurang alhamdulillah. 

Ok, teman teman, itulah tadi sedikit pengalaman saya ketika saya kehilangan kartu atm. Dan semoga tulisan ini juga dapat membantu kalian apabila ingin mengetahui syarat apa saja sih yang dibutuhkan ketika akan membuat kartu atm yang baru dikarenakan hilang. Terima kasih sudah membaca.

0 Response to "Pengalaman Kehilangan Kartu ATM BRI dan Syarat Yang Perlu Diketahui Untuk Mengurus ATM Yang Hilang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel