Fatmawati Inspirasi Perempuan Indonesia

Assalamualaikum...
Haii para pembaca blog ku yang selalu dilindungi dan diberkahi Allah Subhanawata’alah. Masih ingat gak kalian siapa penjahit sang saka merah putih? Ayo coba ingat! Jika kalian sungguh sungguh mempelajari tentang sejarah perjuangan Indonesia dalam meraih kemerdekaan, kalian pasti ingat. Tapi, kalo kalian lupa, saya ingatkan lagi deh. Yuk baca sampe habis ya.. 

Sang saka merah putih merupakan simbol semangat Indonesia untuk lepas dari penjajahan Belanda. Maka dari itu, sampai sekarang bendera merah putih terus berkibar untuk mengenang jasa para pahlawan kita yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Selain itu, sebagai tanda syukur kita atas merdekanya Republik Indonesia. 

Bendera Merah Putih pertama kalinya dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 ketika Soekarno mengikrarkan Proklamasi Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Bendera Merah Putih yang dikibarkan tersebut adalah bendera yang dijahit sendiri oleh Fatmawati, istri dari Soekarno. Bendera Merah Putih tersebut terbuat dari bahan katun halus dengan ukuran 2 x 3 meter. 
Fatmawati sedang menjahit Sang Saka Merah Putih 

Fatmawati menjahit bendera Merah Putih dalam kondisi hamil tua. Beliau sedang mengandung putra sulungnya, Guntur Soekarnoputra. Kondisi ibu Fatmawati saat itu memang cukup rentan, namun karena betapa cintanya kepada Indonesia, Ibu Fatmawati tetap semangat menjahit bendera merah putih yang berukuran besar tersebut dan menyelesaikannya secara berangsur angsur dalam waktu dua hari. 

Nah, sampe sini sudah tau kan siapa penjahit Sang Saka Merah Putih? Jangan sampe lupa lagi ya. 

Ok, setelah mengetahui bahwa penjahit bendera merah putih adalah Fatmawati, yuk kita cari tau tentang biografi Fatmawati. 

Fatmawati dengan nama aslinya Fatimah, lahir di Bengkulu pada tanggal 5 Februari 1923 pukul 12.00 siang. Fatmawati lahir dari pasangan Hasan Din dan juga Siti Chadijah. Beliau merupakan keturunan bangsawan dari garis keturunan sang ayah, Hasan Din, yang merupakan keturunan keenam dari kerajaan Putri Bunga Melur.

Fatmawati mengenyam pendidikan dari Hollandsch Inlandsche School (HIS) atau  setara dengan Sekolah Dasar (SD) sampe ke perguruan tinggi. Selain bersekolah, Fatmawati juga aktif berorganisasi. Dikarenakan ayahnya yang merupakan tokoh Muhammadiyah, Fatmawati juga terjun dalam organisasi perempuan di bawah naungan Muhammadiyah, yaitu Naysatul Asyiyah. Beliau aktif dalam menyumbangkan ide, gagasan, dan tenaga pada organisasi tersebut.

Baca Juga : Fatmawati Sosok Pejuang Wanita Dari Bengkulu 

Kisaran tahun 1938, Fatmawati bertemu dengan Soekarno. Pada saat itu, Soekarno sedang dalam pengasingan ke daerah terasing di Bengkulu. Pertemuan antara Soekarno dan Fatmawati tersebut akhirnya berujung ke pernikahan. Dari pernikahan tersebut, Fatmawati dan Soekarno dikaruniai 5 orang anak yaitu Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. 
Fatmawati Bersama Soekarno 
Selama menjadi istri dari Sang Proklamator RI Indonesia Soekarno, Fatmawati sekaligus ibu negara Indonesia yang pertama, Fatmawati kerap mendampingi Soekarno ke berbagai acara kenegaraan, seperti hadir saat upacara kemerdekaan bersejarah dimana dikibarkan juga bendera merah putih yang dijahit beliau. Selain itu, selama menjadi ibu negara, Fatmawati juga berperan aktif dalam berorganisasi, ikut berjuang dalam menghapuskan buta huruf di kalangan wanita, dan juga kegiatan sosial lainnya. Hingga akhirnya, Fatmawati wafat pada tanggal 14 Mei 1980 di Kuala Lumpur  dikarenakan terkena serangan jantung dalam usia yang ke 57 tahun  dan  dimakamkan di Karet Bivak. 
Ibu Fatmawati adalah inspirasi ku dan inspirasi semua perempuan Indonesia 
Ibu Fatmawati sudah tiada, namun semangat juangnya tidak boleh padam begitu saja. Kita sebagai generasi bangsa, terutama bagi para perempuan, terus semangat dalam menggapai cita-cita untuk bermanfaat bagi bangsa.  Ayo Fatmawati muda, majulah, tunjukkanlah bahwa kita bisa menjadi wanita hebat dan turut memajukan Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan nulis serempak dari Blogger Bengkulu 

11 Responses to "Fatmawati Inspirasi Perempuan Indonesia "

  1. Memang inspiratif sekali yach untuk kita para perempuan, kepribadian semnagat juang dan prinsif hidup perlu kita teladani

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget bunda. Ibu Fatmawati memang patut diteladani

      Delete
  2. Ayo perempuan Bengkulu, kita kibarkan karya terbaik bagi Indonesia.

    ReplyDelete
  3. Oke ka . Aku sebgai generasi muda pun tak kan padam semngat nya . Heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. ok banget kak. Saya juga gitu, tetap semangat

      Delete
  4. Semangat juang Pemuda-Pemudi jgn sampai padam.

    NAK, CIUM IBUMU!

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap. sllu semangat dan sllu minta doa restu dari orang tua

      Delete
  5. Bengkulu bangga skali memiliki tokoh spti Ibu Fatmawati . Yang sudah mnjahi bendera merah putih dan sllu mendukung perjuangan Bung Karno .

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga bangga. Tetapi tidak hanya bangga saja yang bisa kita lakukan, kita harus melanjutkan perjuangan beliau demi Indonesia khususnya Bengkulu yang lebih baik lagi kedepannya

      Delete
  6. bener2 wanita idaman semua umat :D

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel