Perkembangan Pemanfaatan Cagar Budaya dan Harapan Masyarakat


Cagar Budaya adalah warisan budaya Indonesia sejak jaman dahulu. Cagar budaya bersifat kebendaan baik berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air.
Monumen Thomas Parr 

Sebagian besar benda cagar budaya suatu bangsa adalah hasil cipta budaya bangsa itu pada masa lalu yang dapat menjadi sumber kebanggaan bangsa.

Cagar budaya perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan.
Masjid Jamik Bengkulu

Perlindungan benda cagar budaya Indonesia juga merupakan usaha untuk memupuk kebangsaan nasional dan memperkokoh kesadaran jati diri  bangsab Dengan adanya perlindungan terhadap cagar budaya, kepedulian masyarakat, dan rasa kebanggaan tersebut,maka keberadaan kebangsaan itu pada masa sekarang dan proyeksinya ke masa depan dapat bertahan sebagai bangsa yang tetap berpijak pada landasan budayanya sendiri.

Upaya pelestarian benda cagar budaya dilaksanakan, selain untuk memupuk rasa kebanggaan nasional dan memperkokoh kesadaran jati diri, juga untuk kepentingan sejarah, ilmu pengetahuan, kebudayaan dan pemanfaatan lainnya untuk keperluan nasional.

Bukan hanya pemerintah saja yang harus menjaga warisan cagar budaya tersebut, tapi kita juga sebagai masyarakat harus menjaganya dengan baik. Kita menjaga cagar budaya yang ada berarti kita turut serta dalam melindungi sejarah bangsa kita.

Memang perawatan bangunan cagar budaya agar tetap terawat tidaklah mudah. Pemerintah juga harus merenovasi bagunan cagar budaya yang sudah mengalami kerusakan atau lainnya. Namun, harus ada batasan ketika melakukan renovasi bangunan cagar budaya. Batasan renovasi bangunan bersejarah harus diatur dengan tegas dan jelas karena kalau tidak tegas dan jelas maka nilai-nilai sejarah yang terkandung dalam sebuah bangunan akan terkikis. 

Pemanfaatan cagar budaya juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyay dengan tetap memperhatikan kelestariannya.Pemanfaatan cagar budaya tersebut dilakukan untuk kepentingan agama, sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, dan pariwisata. 
Untuk kepentingan ini, pemerintah memfasilitasi pemanfaatan dalam bentuk pemberian dukungan pelestarian, dukungan dana, atau pelatihan. Di samping itu,juga memfasilitasi melalui promosi cagar budaya untuk memperkuat identitas budaya dan meningkatkan kualitas hidup dan pendapatan masyarakat.

Cagar budaya yang ada di Bengkulu antara lain, benteng Fort Marlborough yang merupakan benteng peninggalan Inggris yang menjadi benteng terbesar kedua diAsia Tenggara. Selain itu, ada juga Tugu Thomas Parr yang merupakan sebuah monumen yang didedikasikan kepada Thomas Parr yang terbunuh pada tahun 1807. Ada juga rumah pengasingan Bung Karno yang merupakan tempat tinggal Bung Karno selama diasingkan di Bengkulu. Bung Karno juga membangun sebuah masjid yang dinamai Masjid Jamik Soekarno. Masih banyak lagi cagar budaya yang dimiliki Bengkulu. 
Benteng Marlborough 

Semua cagar budaya ini harus dilestarikan karena mempunyai arti penting bagi kebudayaan bangsa, khususnya untuk memupuk kebanggaan nasional serta memperkokoh kesadaran bangsa. Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban untuk melestarikan benda cagar budaya sebagai warisan bangsa Indonesia  khususnya warisan Bengkulu. 

Menurut Ezi, salah satu pengunjung cagar budaya Benteng Marlborough, "Perkembangan pemanfaatan cagar budaya dapat diterapkan dengan melakukan berbagai program program yang menarik dan kreatif untuk menarik banyak pengunjung. Program program tersebut tentunya juga berkaitan dengan kebudayaan. Misalkan pementasan drama perjuangan rakyat Bengkulu pada jaman pemerintah Inggris, kisah dibangunnya Tugu Thomass Parr,dan lain sebagai. Harapannya bukan hanya cagar budaya saja yang dapat dilestarikan tapi masyarakat juga tahu sejarah dari cagar budaya tersebut,tutur Ezi. "

0 Response to "Perkembangan Pemanfaatan Cagar Budaya dan Harapan Masyarakat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel