01 February 2019

5 Makanan Yang Dikangenin Ketika Orang Bengkulu di Rantau


Merantau itu berpindah nya seseorang dari tempat dilahirkan dan dibesarkan serta jauh dari orangtua dan keluarga ke suatu tempat lain dengan tujuan menuntut ilmu, bekerja atau menggapai impian. Merantau biasanya bisa sampai 1 tahun, 2 tahun bahkan bertahun tahun. 

Kampung halaman kita dengan tempat di perantauan memiliki suasana yang berbeda, seperti lingkungan yang berbeda, makanan, budaya, bahasa dan lain sebagainya.

Ada saatnya juga kita berada disuatu posisi akan betapa rindunya kampung halaman. Rindu akan orangtua, rindu akan teman teman masa kecil dan sebagainya, bahkan juga rindu akan makanan yang tidak ada atau sulit ditemukan ditempat kita merantau. 

Nah kali ini, saya akan membahas mengenai makanan yang dikangenin para perantau Bengkulu ditanah rantau :

1. Masakan ibu
Masakan ibu merupakan masakan yang paling dikangenin ketika dirantau. Tidak ada yang bisa mengalahkan masakan dari seorang wanita yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Jadi, ini adalah salah satu alasan mengapa para perantau ingin pulang ke rumah kampung halamannya.
Masakan ibu tiada ada duanya

2. Tempoyak 
Tempoyak adalah salah satu bumbu makanan khas dari bengkulu.Tempoyak itu sendiri adalah buah durian yang sudah difermentasikan. Tempoyak dibuat menjadi berbagai resep makanan, seperti tempoyak yang dicampur dan diolah dengan ikan patin. Selain itu, sambal tempoyak, udang tempoyak, dan olahan masakan lainnya dengan bahan dasar tempoyak. 
ikan tempoyak
Biasanya tempoyak paling banyak dijumpai ketika musim durian tiba sehingga harga tempoyak yang dijual dipasaran pun relatif murah. 

Wah, siapa nih yang doyan tempoyak? Kasian banget kalo dirantau, sulit dan jarang banget ditemukan makanan dengan bahan dasar tempoyak. Makanya, pulang gih ke Bengkulu biar gak kebawa mimpi hehe.

3.Pempek panggang
Pempek panggang Bengkulu ini terbuat dari bahan yang sama untuk membuat adonan pempek / tekwan / model. Hanya saja adonan dasar pempek ini dibentuk bulat-bulat gepeng lalu dibakar diatas api, jangan terlalu masak soalnya yang 3/4 matang paling enak dengan tekstur lembut dan empuk. Cara makan yakni dengan cara dibelah empek-empek panggangnya lalu diisi udang kering halus/ebi udang, cabe/sambal pedas. 
pempek panggang
Wah, pempek panggang yang paling enak menurut saya sih yang dijual di taman remaja Bengkulu atau di simpang 4 arah taman remaja. Pastinya kalo orang Bengkulu yang merantau ke daerah Jawa sangat sulit menemukan pempek panggang seperti yang dijual dibengkulu.

4. Bakso arema
Bakso bisa kita temukan dimana mana, di Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan daerah lainnya. Karena bakso ini memang merupakan makanan popular yang disukai banyak orang. Namun, bakso arema yang tempatnya di pasar baru ini memiliki cita rasa yang berbeda dengan yang lainnya. Jadi, wajar aja sih banyak perantau Bengkulu pengen banget makan bakso arema ketika dirantau.
bakso arema
5. Lema/ lemeah/lemag
Lema yang disebut juga lemah, lemeah, atau lemag. Lema ini merupakan sejenis gulai masakan khas Suku Rejang di Rejanglebong, Kepahiang, Bengkulu.
gulai lema
Lema dibuat dari bambu muda (rebung) yang dipotong sangat tipis lalu dicincang, kemudian dicampur potongan ikan air tawar segar yang masih mentah seperti mujair, sepat, ikan mas, atau ikan sungai yang kecil agar lebih mudah membaur.

Wah, enak banget nih lema, apalagi makannya pake nasi hangat, bisa sampe keringat bercucuran makannya. hehe

Yup, Itulah 5 makanan yang dikangenin ketika orang Bengkulu di rantau. Kalo kamu makanan apa sih yang dikangenin selain 5 makanan diatas? Yuk share disini...

0 comments:

Post a Comment