23 January 2019

Syiar Al Quran Jumpa Ahmad dan Kamil di Provinsi Bengkulu

Acara Syiar Al Quran, jumpa Ahmad dan Kamil pada hari Selasa, tanggal 22 Januari 2019, di Masjid Raya Baitul Izzah Provinsi Bengkulu dihadiri oleh Bapak Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Bengkulu, Bapak Prof. Dr. H. Rohimin. Selain itu, acara ini dihadiri juga Rektor IAIN Bengkulu, Prof. Dr.H. Siradjuddin, imam masjid, kalangan umum, anak anak dari berbagai sekolah yang ada di Provinsi Bengkulu.
Selain bertemu dan bersilaturahim dengan sosok Al quran berjalan, hafidz cilik Indonesia yaitu Ahmad dan Kamil, acara ini juga bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanawata’alah, serta upaya mencintai Al quran.

Pada acara ini juga disampaikan bagaimana cara Ahmad dan Kamil dalam menghafal Al Quran dan hadis. Namun, perlu diketahui sebelumnya bahwa Ahmad dan Kamil bukanlah anak ajaib. Tapi Al Quran lah yang ajaib. Ini menjelaskan bahwa betapa hebatnya Al Quran itu sehingga bisa dihafal oleh seorang anak kecil dengan lengkap posisi nya dimana. Jadi ini adalah keajaiban dari Al Quran. Ini adalah mukjizat nya Al Quran. Dengan demikian, bukanlah Ahmad dan Kamil yang ajaib, melainkan Al Quran lah yang ajaib. Anak anak lain pun bisa seperti Ahmad dan kamil. Asal mereka mau dan bersungguh sungguh menghafal dan mempelajarinya.

Al Quran itu sebagai kitab suci yang mudah dihafal dan dipelajari oleh siapapun, baik anak anak, orang tua, orang yang berkebutuhan khusus, pintar, kurang pintar, siapapun itu. Keberhasilan orangtua, guru dari anak anak / anak didik untuk bisa menghafal Al quran sangat tergantung kepada guru di sekolah dan orang tuanya dirumah. Berikut kiat kiat atau cara agar anak bisa menghafal Al Quran :

1. Kemauan
Kemauan yang betul betul mau mencetak, mendidik anaknya untuk menghafal Al Quran. Bukan hanya sekedar mengajar saja, mau bisa atau tidak bisa yang penting hanya mengajar saja. Itu salah. Kemauan bahwa anak anak dituntut untuk bisa hafal Al quran. Itulah kemauan yang sesungguhnya. 

2. Mulai dengan sebisanya,jangan dipaksakan, juga jangan memberikan target yang tinggi. 
Misalnya dalam 1 hari menghafal 3 baris, besok 4 baris. Jangan langsung cepat atau jumlah hafalan yang banyak. Nanti kalau tidak bisa menghafal dalam jumlah hafalan yang banyak, akan putus asa. 

3.Selalu Muroja'ah
Al Quran ini akan cepat hilang hafalannya jika tidak selalu di murojaah atau diulang ulang. Sebelum menghafal hafalan yang berikutnya, usahakan di muroja'ah dahulu. Diulang hafalan kemaren, diulang hafalan 1 bulan yang lalu. Dengan demikian, apabila hafalan tersebut selalu di muroja'ah maka akan semakin menempel hafalan tersebut. 

4. Jangan lupa memberikan sinergi yang baik yaitu kerjasama antara guru di sekolah, guru dirumah tahfiz, dan orang tua dirumah.

Diperlukan sinergi yang baik yaitu kerjasama antara guru disekolah, rumah tahfiz dan orang tua untuk selalu muroja'ah hafalan Al Quran anak anaknya. Untuk orang tua juga membantu anaknya dalam menghafal Al quran, bila perlu diberikan reward atau hadiah bila anak telah berhasil menghafal Alquran. Namun, ini untuk anak anak yang belum baligh. Bagi anak anak yang sudah baligh juga perlu diberikan apresiasi jika bisa menghafal Al Quran. 

5. Menjauhkan anak dari handphone dan maen game
Dengan Menjauhkan anak dari handphone dan bermain game, maka akan membuat anak tidak tergantung dengan handphone dan maen game. Namun, dekatkan anak dengan Al Quran. 

6. Berdoa
Jangan lupa orang tua mendoakan anaknya agar bisa menghafal Al Quran. Doakanlah pada waktu yang mustajab sehingga doa cepat dikabulkan. Doakan anak agar Allah memudahkan anak dalam menghafal Al Quran. 

7. Orang Tua memberikan contoh
Orang tua juga harus memberikan contoh kepada anaknya, minimal membaca Al quran. Jangan orangtua hanya menyuruh anak membaca dan menghafal Al Quran, tetapi orang tuanya hanya sibuk main handphone atau menonton televisi. Namun, orang tua juga ikut mendampingi anak membaca dan memghafal Al quran. Dengan demikian, anak juga ikut terpacu untuk terus membaca dan menghafal Al quran. 

Itulah kiat kiat agar anak bisa menghafal Al quran.  
Pada acara jumpa Ahmad dan kamil, juga di sediakan sesi memberi pertanyaan dengan membaca 1 ayat dari salah satu pemberi pertanyaan yang kemudian ayat tersebut dilanjutkan oleh Ahmad dan Kamil. Ahmad dan Kamil memang telah hafal Al quran 30 juz. Mereka hafal halaman berapa, surat apa, ayat berapa, juz keberapa. Bisa membaca halaman secara mundur ataupun maju ketika ditanya. MasyaAllah.

Sungguh bahagia sekali jika anak bisa menghafal Al Quran 30 juz. Anak yang bisa menghafal Al Quran 30 juz nanti bisa membawa kedua orang tua nya kedalam surganya Allah.

0 comments:

Post a Comment