01 January 2019

5 Syarat Taubat

Taubat mempunyai lima syarat. Adapun syarat taubat tersebut antara lain :
1. Ikhlas karena Allah. 
Taubatmu tidak didorong oleh riya' atau ambisi mendapatkan kedudukan dimata manusia atau ambisi ambisi dunia lainnya. 
2. menyesali dosa yang telah dilakukan
3. meninggalkannya. 
Termasuk meninggalkan adalah mengembalikan hak kepada pemiliknya jika taubat nya berkaitan dengan hak sesama.
4. niat kuat tidak mengulang dosa dimasa datang.
5. hendaknya taubat dilakukan di waktu dimana pintu taubat masih terbuka. 
Bagi seluruh manusia pintu taubat tertutup pada saat matahari terbit dari arah barat. Bagi masing masing pribadi pintu taubat tertutup dengan hadirnya ajal.

Dalam firman Allah Subhanawata’alah dalam surat An-Nisa ayat 18
"Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila ajal datang kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan : 'seseungguhnya saya bertaubat sekarang'."

Terdapat hadis shahih dari Nabi Solallahualaihiwassalam bahwa pintu ditutup apabila matahari terbit dari barat dimana pada saat itu orang orang beriman, akan tetapi
Surat Al-An'am : 158
"Tidak bermanfaat lagi iman seseorang kepada diri nya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia(belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya."

Ini adalah lima syarat, jika ia terpenuhi maka taubat nya sah.

Akan tetapi apakah taubat dari seluruh dosa merupakan syarat sah taubat?

Terdapat perbedaan pendapat dan yang shahih adalah tidak, taubat (seseorang) sah dari satu dosa meskipun dia tetap melakukan dosa yang lain, hanya saja dia tidak masuk ke dalam golongan orang orang yang bertaubat secara mutlak. Untuk orang orang seperti ini, maka taubat nya terbatas dan tidak mutlak. 

Seandainya ada orang mukmin khamar dan makan riba lalu dia bertobat dari yang pertama saja maka taubat nya sah darinya saja, dia masih memikul dosa makan riba, dia tidak meraih predikat orang yang bertaubat secara mutlak karena mereka bersikeras di atas kemaksiatan. 

Jika syarat syarat taubat terkumpul pada diri seseorang, akan tetap dia kembali melakukan dosa maka taubat nya yang pertama tidak batal karena dia telah bertekad untuk tidak mengulang hanya saja dia terbujuk oleh nafsu nya maka dia mengulang, dia wajib taubat kedua kalinya dan begitu seterusnya, setiap melakukan dosa dia bertaubat, dan karunia Allah itu luas. 

sumber : buku induk akidah islam oleh syaikh fahd bin nashir bin Ibrahim as-Sulaiman. 

0 comments:

Post a Comment